Home » » Bisnis VS Takdir, Memahami Konsep Nasib Dan Kesuksesan

Bisnis VS Takdir, Memahami Konsep Nasib Dan Kesuksesan

Ditulis oleh Mulia on Senin, 10 Maret 2014 | 17:31

Bisnis Rumahan VS Takdir. Sebuah judul yang terinspirasi oleh perbincangan saya dengan beberapa kawan Komunitas Indahnya Berbagi, secara tak sengaja kita membahas mengenai takdir. Seberapa kuat usaha manusia apabila di sandingkan dengan kekuatan takdir? Bagaimana Keberhasilan didapatkan melalui Bisnis Rumahan ?

Dalam Bisnis Rumahan atau peluang usaha apapun, nasib berada pada posisi yang seperti apa? Apakah mutlak? ataukah tergantung dari keuatan manusia? 

Berdasar dari sebuah kata hikmah Ibnu "athoilah Assyakandari, sang pengarang kita fenomenal bertajuk " Al - Hikam " disebutkan :
"Sekuat - kuat keinginanmu (usahamu) tidak akan mampu menembus benteng takdir "
Lalu dimana usaha manusia? Perlu kita ketahui didunia ini, bagi siapapun yang mengenal tuhan, Kekuatan Tuhan pasti lebih kuat dan mutlak dibanding dengan kekuatan seorang hamba. Lihatlah Tsunami Aceh pada beberapa tahun silam, segala rencana manusia hancur hanya dalam waktu beberapa detik.

Segala rencana yang anda bangun, usaha yang anda laukakan atau ikhtiar apapun yang anda kerjakan, jika terjadi bencana alam maka punah sudah apa yang anda inginkan. Ya, kekuatan Tuhan memang lebih kuat dibandingkan kekuatan apapun di dunia ini.

Lalu bagaimana memahami konsep takdir dengan menempatkan usaha manusia pada posisi yang tepat? 
Dunia ini terdiri dari dua kekuatan 
1. Kekuatan Manusia yang dengannya manusia mencapai keberhasilan termasuk kegagalan
2. Kekuatan Tuhan yang dengannya menggerakan seluruh alam, mengatur segenap kejadian

Dalam pembahasannya, Jika dua kekuatan ini tak bersatu maka, apa yang kita cita - citakan akan hancur menguap menjadi kegagalan.

Anda boleh berdoa meminta kekuatan tuhan, tapi jika anda tidak mengerahkan kekuatan anda maka Tuhan takan memberikan apa apa. Tuhan memberi anda seekor sapi perah, anda tidak akan mendapatkan susu jika anda hanya memandangi sapi anda dan menunggu sapi keluar dengan sendirinya tanpa anda perah.

Lalu bagaiamana dengan mereka yang tak beragama, tak mengenal Tuhan, ahli kejahatan, tak pernah beribadah, tak pernah berdoa? 

Usaha Mereka memang patut di acungi jempol, mereka meniadakan kekuatan Tuhan, tapi ternyata banyak yang berhasil. Kenapa mereka seperti itu? Itulah kemurahan Tuhan, Ia akan tetap memberikan kasih sayangnya, rezekinya kepada siapapun di dunia ini. 

Anda jangan mengatakan bahwa kekuatan Tuhan tidak ikut andil dalam kesuksesan orang - orang tersebut. Dengan Ijin Tuhanlah Mereka, para atheis, para ahli maksiat yang tak pernah beribadah, berdoa menyebut nama tuhan pun tak pernah, tapi kesuksesan dapat mereka raih, karena apa? Tuhan mengijinkan mereka untuk sukses. 

Takdir adalah IZIN DARI TUHAN

Maka mintalah izin kepada Tuhanmu, Mintalah Izin agar anda di jadikan kaya, mintalah izin agar anda Sukses, mintalah izin atas segala keinginan yang ingin anda dapatkan, mintalah izin atas segala hal yang ingin anda wujudkan. 

Saya sering mengumpamakan usaha manusia, takdir dan kekuatan Tuhan dengan analogi pengajuan proposal.

Jika anda mengajukan proposal ada tiga hal yang menjadi penentu :

1. Proposal 
Ya, ibarat kata, usaha anda adalah proposalnya, anda bekerja, anda berjuang, berlatih keras, berdoa, beribadah , keinginan - keinginan anda itulah proposal anda kepada Tuhan, ketika anda menyusun proposal anda dengan baik, memakai sistem yang baik, penulisan yang bagus, pokoknya proposal anda atau usaha anda di lakukan dengan baik maka proposal anda akan terlihat kredible di mata Tuhan.

2. Kedekatan kita sang Pengabul
Kedekatan kita kepada Tuhan juga menentukan, ketika kita mengajukan proposal kepada Gubernur, jika kita dalah orang dekat gubernur, maka akan lebih mudah di terima, namun jika kita bahkan tak mengenal gubernur, ada banyak hal yang akan menghambat kita. So, dekati sang Maha Penerima Doa, Dekatlah dengan Dia,

3. Layakkah apa yang kita minta?
Allah lebih tahu apa yang kita butuhkan, ibarat kata kita sudah mengajukan proposal kepada gubernur dengan proposal yang sangat baik, anda juga orang dekat gubernur, namun karena apa yang anda minta bukan yang terbaik untuk anda, maka anda kemungkinan akan di tolak.
Kenapa? masalah waktu, anda belum mampu menerima pengabulan doa anda. Anda meminta kekayaan, anda belum di berik kekayaan, Tuhan tahu, anda belum siap menerima kekayaan, pantaskan diri anda menerima kekayaan maka Tuhan akan memantaskan anda untuk menjadi kaya.

Sehingga mari kita simpulkan, inilah 3 hal yang harus anda pahami.
1. Ikhtiar anda adalah proposal yang di ajukan oleh anda kepada Tuhan
jadi, bekerjalah dengan cerdas, dengan ikhlas, dengan keras, berdoalah, dan jangan biarkan proposal anda hanya menjadi hiasa di rumah anda yang tidak pernah anda ajukan kepada Tuhan atau dengan kata lain anda tak mau berusaha, hanya menunggu uang datang turun dari langit.

2. Segala hal terjadi dengan Ijin Tuhan, maka dekatilah Dia agar anda di ijinkan untuk mewujudkan apa yang anda inginkan
Beribadahlah, berdoalah, bersedekahlah agar anda menjadi hamba yang dekat dengan Tuhan, agar anda dikabulkan keinginannya.Bangun Bisnis Rumahan Anda dengan baik dan beribadahlah

3. Pantaskan diri anda untuk menerima keberhasilan tersebut, rubah pola pikir anda, tambahkan ilmu anda.
Pantaskan diri anda, jika anda memandang bahwa kekayaan adalah sumber kejahatan, maka Tuhan akan menuruti apa yang kau yakini. Pantaskan diri anda dengan ilmu, Agar Tuhan percaya bahwa kita bisa memanfaatkan dan mengelola kekayaan dengan baik dan dapat mengembangkannya, 

Postingan ini Motivasi Bisnis ini adalah postingan bersambung, akan saya teruskan esok lagi. semoga ada manfaatnya,

Salam Sukses Bahagia


Bagikan Artikel ini :
Comments

Berlangganan

RSS Feed

Ikuti Blog Ini

 
Support : Terms Of Service | Disclaimer | Privacy policy | Contact Us
Copyright © 2017. Komunitas Indahnya Berbagi - All Rights Reserved
Template Created by bisnis rumahan Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger

RSS Feed

Copyright © 2014. Komunitas Indahnya Berbagi - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger