Peluang Usaha sebenarnya sangat banyak dan tersedia untuk kita, yang jadi maslah sebenarnya dapatkan kita membaca peluang usaha yang cocok untuk kita serta beranikah kita bertindak mengambil resiko dengan menjadi wirausaha?
Bagi seorang pengusaha, kemampuan membaca peluang usaha merupakan salah satu syarat utama yang harus di miliki. Karena dengan kemampuan tersebut, dia akan menemukan inovasi baru, produk baru, atau pemasaran yang baru sehingga barang atau produknya bisa laris karena memiliki nilai plus dimata konsumen.
Salah satu peluang usaha yang masih jarang namun sebenarnya menghasilkan adalah Peluang Usaha Rumahan Dari Barang Bekas. Kita akan membahas, peluang - peluang usaha apa saja yang bisa kita dapatkan dan kita jalani dari setumpuk barang bekas yang tak berguna bahkan hanya menjadi sampah. Dengan melakukan usaha olehan barang bekas, maka selain kita mendapat tambahan uang, juga dapat mengurangi sampah dan polusi.
Ada banyak barang bekas bahkan bisa di bilang sampah yang tak berguna yang kemudian dijadikan oleh beberapa orang kreatif menjadi barang berguna yang bernilai ekonomis. Beberapa Peluang Usaha Dari Barang Bekas diantaranya adalah :
1. Kerajinan Tangan
Dari tangan kreatif barang yang tak berguna menjadi barang yang bernilai ekonomis bahkan bisa menjadikan dirinya jutawan mari kita simak beberapa usaha barang bekas di bidang kerajinan yang telah sukses :
- Kain Perca
Jika anda memiliki banyak kain potongan atau yang tidak terpakai ada baiknya anda merubahnya menjadi beberapa macam barang yang bernilai rupiah. Sayang kan daripada di buang. Anda bisa membuatnya menjadi keset, menjadi tas, menjadi taplak dan yang lain.
Harganya bisa sangat bervariasi tergantung model dan bahan, mulai dari Rp. 20.000, hingga mencapai ratusan ribu bahkan jutaanrupiah tergantung bahan yang dipakai dan tingkat kesulitan.
Image source : serambiusaha |
- Tas Dari Bungkus Kopi
Ide usaha rumahan ini, saya temui di desa saya sendiri. bungkus kopi yang biasanya dibuang begitu saja di rubah menjadi tas yang cantik. masyarakat mulai tertarik dengan kerajinan ini karena hasilnya lumayan indah dan kuat.
Biasanya bagi masyarakat yang ingin membuat tas ini diperkenankan untuk mengumpulkan bungkus kopi, kemudian di serahkan kepada perajin untuk di buat tas. Biaya membuat tas itu sendiri sekitar Rp. 20.000,-
2. Jual Beli Barang Bekas
Dengan kondisi masyarakat Indonesia yang masih berada di
bawah garis kemiskinan, membuat daya beli masyarakat terhadap barang baru masih
rendah. Namun, demikian, hal tersebut dapat di ambil jalan alternative yaitu
jual beli barang rongsokan.
Di beberapa tempat, termasuk di daerah saya, lemari es,
masih menjadi barang mahal. Namun, sekarang banyak warga yang memiliki lemari
es bekas dari hasil membeli di took kusus lemari bekas. Bukan hanya, lemari ES,
barang paling umum adalah HP. Karena tidak mampu membeli yang baru maka mau
tidak mau, yang bekas pun tiada apa.
Jual Beli barang Bekas ini di bagi menjadi dua secara umum.
- Jual Beli Rongsok Untuk Daur Ulang
Jenis Bisnis ini biasanya di lakoni oleh para pemulung. Pemulung mengumpulkan barang - barang sintetic yang bisa di daur ulang sperti besi, logam, alumunium, plastik, dsb. Barang - barang ini biasanya di jual perkilo.
Dalam beberapa hal, jenis bisnis ini sangat bermanfaat mengurangi sampah tak berguna yang tidak bisa diurai atau tidak mengalami kebusukan.
- Jual Beli Barang Bekas Untuk Di Pakai Kembali
Anda pasti mengel web semacam TOKO BAGUS, BERNIAGA.COM. Web - web tersebut merupakan web tempat bertransaksi barang - barang termasuk barang bekas. Anda membutuhkan HP bermerek namun tidak sanggup membeli maka, ini lah jalan keluarnya. Ada banyak forum jual beli baik berskala lokal maupun nasional.
Melihat fakta ini apakah anda terbetik sebuah ide usaha jual beli barang bekas? keuntungannya cukup lumayan. tergantung dari kemampuan anda menaksir barang yang dibeli kemudian menjualnya dengan harga yang tinggi.
Analisa usahanya:
Modal awal:
Aset:
Rak Rp
5.000.000,00
Perlatan toko Rp
4.000.000,00
Kendaraan bermotor Rp
7.000.000,00+
Jumlah Rp 16.000.000,00
Total modal Rp 16.000.000,00
Nilai harga penyusutan kita misalkan sebesar Rp 1.000.000,00 dan diperkirakan selama 8 tahun maka diperolah beban biaya pengurangan atau penyusutan sebesar (Rp 16.000.000,00-Rp 1.000.000,00)/ (8 tahun x 12 bulan)= Rp
1.875.000,00 per tahun atau Rp 156.250,00 per bulan.
Omset per bulan
250 barang berbagai varian dengan rata-rata harga Rp
100.000,00
250 x @ Rp 100.000,00 Rp 25.000.000,00
Harga pokok pembelian barang
Pembelian barang dagang:
Rata-rata per bulan Rp 12.000.000,00
Laba kotor per bulan
(omset per bulan – hpp barang)
(Rp 25.000.000,00–Rp 12.000.000,00) =Rp 13.000.000,00
Biaya operasional per bulan
Sewa tempat:
Gaji pegawai 2 orang @ Rp 1.000.000,00 Rp 2.000.000
Listrik dan telepon Rp 2.000.000,00
Penyusutan per bulan Rp 156.250,00
BBM dan biaya angkut Rp 1.000.000
Jumlah Rp 6.156.250,00
Laba bersih per bulan
= Rp. 13.000.000,00 - Rp. 6.156.250,00
= Rp. 6.843.750
Lumayan bukan?
Jika anda tertarik ada baiknya anda belajar menaksir barang karena kunci bisnis rumahan ini tterletak pada bagaimana kita menaksir barang yang bernilai tinggi. Semoga Artikel Peluang Usaha Rumahan Dari Barang Bekas Menguntungkan ini bermanfaat untuk anda. Salam sukses.
silahkan klik link di bawah ini untuk mencai ide bisnis lainnya :